Jadi Manager Itu, Rasanyaaa…..


Alhamdulillah, setelah gabung menjadi member Tulipware di Bulan Mei 2011 akhirnya di bulan Juli 2013 telah resmi menjadi Manager Unit Fujiyama. Dulu saat masih menjadi dealer, saya masuk unit Gnade. Semua ini terasa mimpi, karena tak menyangka bisa menjadi Manager unit dalam waktu dekat. Akhirnya saya bisa mempunyai unit sendiri dan saya beri nama unit Fujiyama.

Fujiyama saya ambil dari nama Mendiang Bundaku yang selalu mensuportku, Nama Bundaku Pujiyati, S.Pd. Beliau wafat meninggalkan Kami sekeluarga pada tanggal 4 Januari 2013, Qodarulloh, Bunda tak bisa melihatku menjadi Manager Unit, dulu saat Bunda ada, Sering saya ajak share tentang Tulipware.

Menjadi Manager Unit rasanya jadi tambah tanggung jawab, tapi kujalani aja dengan enjoy dan santai. Semoga bisa menjadi Manager terbaik untuk anak cucu cicitku di Tulipware yang ada di seluruh wilayah Indonesia, Yuk kita maju bersama Tulipware, untuk mentulipwarekan Indonesia.

Iklan

Facebook Telah Menghukumku…..


Hati hati buat teman-teman yang mengalami kejadian yang sudah kualami ini.  Jadi begini kisahnya, setiap aku mengadd teman-teman baru di facebook selalu gagal. Setelah mencari informasi, ternyata aku sedang menjalani masa hukuman oleh facebook. Selama masa hukuman, jangan pernah meng add teman terlebih dahulu, karena dari sumber bacaan yang saya pahami, itu akan menambah masa hukuman Kita…

Facebook membatasi jumlah meng add perhari yaitu 50 orang saja. Kalau lebih dari 50 akan mendapatkan warning bahwa anda terlalu banyak meng add, kalau terus tetap dilakukan pastinya facebook otomatis  memblok fitur add teman pada ID Facebook Kita….(Padahal aku tidak merasa meng add teman sebanyak 50 teman sehari…kok tetep dihukum sih?aneh to?)

Sayangnya facebook memblok fitur add teman pada ID Facebookku tidak diberitahukan informasi sampai kapan di blok. Padahal sanksinya kalau dalam masa hukuman kita tetap keukeuh meng add teman, masa hukuman akan diperpanjang…..

Sekarang yang bisa aku lakukan hanyalah menunggu dan bersabar…. hiks hiks hiks hiks…

Padahal namanya online seller,mau di facebook, mau di multiply, mau dimana-mana  everyday is adding friend :D…
*bener ga ya tulisannya begitu? :D*

Takut menikah Karena Mertua?


Terinspirasi dari obrolan ringan dengan salah satu teman kuliah tadi pagi, ternyata banyak orang yang takut menikah karena takut menghadapi mertua. Yah ketakutan yang belum dirasakan menurutku….(nikah aja belom, kok udah takut? :p ). Kenapa temanku tadi takut padahal dia belum menikah? Karena, dia melihat kenyataan banyak yang ribut/cekcok dengan mertua dalam hal keuangan

Simak saja beberapa cerita yang dituangkan seseorang melalui blognya, diantaranya:

ternyata nasib kita sama aja yahh,,pasti masalah nya mertua,aq juga punya masalah ama mertua,apalagee tantenya yg super duper galak,cerewet dan angkuh,untungnya aq hidup berjauhan ma mertua aq dan suami stay di new york city,sedang mertuaku diindonesia,tapi sama aja,pasti tantenya yg sama2 stay di amerika pasti ngadu ke sana,yg ada selalu ini itu ikut campur ,apalagee masalah uang ,maunya tiap bulan minta kiriman,dan menjatah pula ,dipikir kita puya pohon uang di amerika apa ya?,,,kalo dikirim pun bukan nya buat modal usaha tapi buat shoping2,truss abis minta kiriman lagee,kadang aku pusing mikirin nya,kapan keluargaku pulang kampung dan hidup tenang,kalo mertuaku trus2an mintain duit mulu kerjanya,,pusing dehh punya mertua mata duitan dan ngga tau trima kasih tiap kali sms pun yg ada pasti minta kiriman,ngga tau lagee dehh harus gimana,pengen rasanya tinggalin suamiku,tapi kasihan dianya sih baik,juga kasihan anakku kalo harus tanpa ayahnya, harus gimana nihh pusing dehhh,,,,yg pasti jalanin aja dehh siapa tau ada jalan…..(klik disini)

kita senasib mba. tiap hari ibu mertuaku kerumah buat minta duit padahal dia ketemu sama anaknya(suamiku) baru 4 th yg lalu,coz sejak suamiku umur 2 thn dia kabur sama pacarnya yang skr udh jd suaminya suamiku jd yatim umur 14 th jd emg dr aku pacaran suamiku gak punya apa2 sekarang begitu suamiku punya pekerjaan tetap tiap hari dia dateng kerumah buat nuntut haknya sebagai ibu(katanya)buat makan, rokok, sekolah&ongkos adik2 tirinya, padahal pas aku lahiran anak ke 2 jelas2dia bilang sama aku gak sudi ngurus anak2ku, tp kan dia tau penghasilan ku lebih besar dari suamiku ditambah lg keluargaku sangat mampu dan tiap bulannya ngirimi semua keperluan anak2ku tp suamiku gak malu tuh apalagi ibunya…dia bilang ITU KAN KEWAJIBAN KALIAN…(klik disini)

Air mataku jatuh gak kerasa mba, saat kebaikan kita gak pernah dihargai…aku baru menikah 2 bulan kebetulan suamiku ditempat kerjakan jauh dari tempat tinggal kita 2 minggu sekali dia plg… setiap itu juga mertuaku selalu minta duit,minta2 dibelikan macam2… padahal aku ingin sekali membangun kehidupan,menabung,mewujudkan impian2 kami. Tapi gmn kami mau menabung, kalau pendapatan kami selalu digerogoti sama mertua dan adik ipar…aku jg bingung hrs bagaimana???…(Klik disini)

Aku msh 22 thn aku sudah menikah dan sekarang lagi hamil 7 bln,aku mempunyai adik ipar yg selalu saja menyakiti ku dan mertua ku yang sering membandingkan ku dengan istrinya abg suamiku(kk-ipar). Mungkin krn dia pns sementara aku msh kuliah dan kini aku lg bekerja untuk membantu suamiku melunasi utang yg di pinjam nya saat km nikah terkadang aku jg sampai lembur hingga jam 12mlm..
Sudah lah sakit aku dibuat klrga suamiku tp suamiku hanya diam saja dan kini dia pun menyakitiku dengan kata”nya yg kasar dan ingin segera menduda bahkan km tdk lg ber- Hubingan Suami Istri dan sekarang dia sudah mulai menyakiti fisik…

Apakah suamiku sudah tidak cinta lg dengan ku…. ya Allah tolong lh hamba mu ini.. apa tidak cukup kesetian ku dan pengorbanan ku selama ini…. tp ku tdk bs berbuat apa” krna aku mencintai suamiku… aku hanya ingin di hargai oleh klrganya dan suamiku ucapkanlah kata maaf kepadaku……(Klik disini)

Saya baru menikah dgn seorang laki2 yang sangat saya cintai, saya bahagia bersama nya..
saya ada masalah dengan keluarga suami ku termasuk mertua dan kakaknya,,,
saya tidak menyukai mertuaku dan tidak merasa nyaman bersama kakak suamiku…
rasanya benar2 tidak nyaman…mengapa?
menurutku bahwa saya dan keluarga suamiku memiliki culture yang berbeda
saya dirumah disayangi keluargaku, tiba2 disana saya harus belajar melayani mertua dan kakaknya,, seperti pembantu
belum ibunya bilang : sendok ini harus dicuci, klu tidak, ntar dijilat sama cicak. saya merasa saya sudah baik mau membantu kmu nyuci, kok kmu kayak anggap aku seperti pembantu kmu? cara bicara nya begitu tidak enak di dengar. sy pkr mungkin dia kira saya dibesarin nenek saya, tidak dididik nenek saya, jd giliran dia mendidik saya…
sialan ya,, ya saya diam saja, dan bantu nyuci, juga ga mau kualat.semakin hari, saya merasa tidak nyaman dgn ibu nya,, bukan saya tidak mau dekat,, tp klu ibunya tidak menghormati kita ,, apakah kita juga ikut tidak menghormati diri kita?.saya memilih damai,,,
saya berharap kami dalam perdamaian,,, dan tidak terlalu dekat mgk bisa lebih baik. saya takut nt suami sy paksa saya utk baik2in ibunya,,, aduh tolong donk…(klik disini)

Itulah beberapa cerita dari seorang menantu yang  membuang keluh kesahnya. Nah temanku tadi malah jadi pendengar beberapa teman yang sudah menikah. Akhirnya banyak ketakutan pada hatinya untuk melangkah ke jenjang pernikahan.

Kehadiran mertua ditengah tengah kehidupan pasutri mau tak mau harus dirasakan, karena mertua adalah bagian dari suami/istri kita. jika ada masalah timbul di tengah perjalanan pernikahan, berusahalah untuk diselesaikan bersama.

Langkah-langkah yang bisa ditempuh diantaranya:

Saling mengeluarkan isi hati mengenai uneg uneg terhadap mertua masing masing & jangan langsung menghadapi uneg uneg tersebut dengan emosi. Jika dengan emosi, ali- alih jalan keluar akan berubah menjadi jalan buntu. Membicarakan mertua itu sangat sensitif sekali, karena mertua adalah orang tua dari pasangan Kita. Jadi jika Kita berkata kasar tentang mertua, itu bisa sangat menyinggung perasaan pasangan. oleh karena itu berhati-hatilah saat menyampaikan uneg-uneg kepada pasangan.

Kehadiran mertua dalam rumahtangga seringkali menjadi sumber konflik apabila ada salah satu dari pasutri yang merasa tidak setuju atas perbuatan mertua   misalnya, karena terlalu ikut campurnya mertua dalam urusan rumahtangganya.
Menghadapi itu semua harus hati-hati, jangan sampai pasangan kita terluka atau malah menjadikan penyebab perceraian diantara pasutri. Kesal sih kesal, namun tetap harus dikendalikan. Bila Anda tidak berkenan dengan komentar/teguran/apapun yang dilakukan mertua, jangan langsung mengekspresikannya di depan mertua atau di depan pasangan Kita. Cobalah berpikir tenang, ajaklah suami bertukar pikiran untuk mengatasinya. Karena hanya dengan pasangan Anda bisa menyelesaikan konflik, karena pasangan bisa langsung menasehati Orang tuanya….

*Tuk yang takut melangkah ke jenjang pernikahan, jangan takut ya.  Kalaupun nanti akan mendapatkan mertua yang tidak cocok dengan Anda, bisa diselesaikan kok masalahnya….^_^*

SAMBEL KHAS LOMBOK


Bahan:
Cabe merah besar
Bawang merah & bawang putih diiris halus
Rebon (udang kecil)

Cara Membuat :

Ulek cabe sampe lembut (bisa juga diblender), tumislah bawang merah dan putih, kemudian masukkan juga ulekkan cabe dan rebon.
Kemudian tumislah sambel tersebut.
Jadi deh…

AGAR TIDAK MABUK KENDARAN


Dari Ibu Arni di Piyungan…

Sebelum naik kendaran, minumlah 3 sdm madu dicampur dengan sedikit garam.

Wah Saya jadi inget ibuku…, resep dari beliau juga seperti ini, banyak si resep pencegah mabuk kendaraan yang dah kucoba juga seperti : Makan ubi yang mentah
Sepanjang perjalanan menggigit korek api
Pusar diolesi minyak angin kemudian ditutup dengan plester
Minum teh pahit
Minum antimo

Semua sudah Saya coba, tapi sampai sekarang kok tetap mabuk kendaran ya……:(

Tapi akhir akhir ini, saya punya resep jitu yang lain dari ibuku, setiap terasa mual waktu di kendaraan, cepat-cepat minum minuman bersoda, tunggu beberapa saat, kemudian kita akan bersendawa lega…

Insyaa Allah rasa mual di perut hilang, mabukpun hengkang 🙂