Menghilangkan Bau Sepatu


Simpanlah sepatu di tempat yang dingin selama semalam sambil dibungkus dengan Koran sampe rapet.

Koran itu akan menyerap bau yang ada dalam sepatu.
Taken from: Majalah chic Februari 2007.

Bisa juga memakai kopi yang dibungkus dengan tisu, masukkan kedalam sepatu.

LAYAR CERLANG


Untuk membersihkan keseluruhan kotak maupun layar, monitor harus dalam keadaan off, lebih bagus lagi kalau kabel setrumnya dicabut dulu.

  • Membersihkan Kotak

Cara membersihkan kotak monitor yang mempunyai permukaan dof (tak kilap), akan lebih merepotkan ketika membersihkannya, karena debu kotoran akan lebih kerasan menempel.

Cara membersihkannya :

Gunakan cairan atau busa pembersih kaca.
Semprotkan pada lap bersih, kemudian usapkan. Pilih bahan lap yang lunak dan lembut (seperti bahan majun/majong/perca kain kaos).

Jika kotoran tetap membandel, maka semprotlah bagian tersebut dengan pembersih, lalu gosoklah dengan lap, tapi jangan disemprotkan pada bagian yang berlubang.

Untuk perawatan harian, setelah kotak bersih, pakailah kuas untuk menghalau debu.

  • Membersihkan Layar

Sama seperti membersihkan kotak, jangan langsung menyemprotkan pembersih ke permukaan kaca, semprotkanlah ke kain lap, baru kemudian lap basah itu disekakan dengan gerakan searah, jangan zig zag.
Untuk pembersihan terakhir, sekalah dengan lap yang kering.

  • Untuk membersihkan bagian tepi layar yang menempel ke bingkai pakailah kapas bergagang yang sudah dibasahi pembersih.

Jika layar berbahan LCD (Liquid Crystal Display), tanpa pelapis kaca, seperti pada note book.
cara membersihkannya harus lebih hati-hati, jangan terlalu menekan permukaan layar.

  • Untuk bagian tepi dan sudut, prinsipnya sama menggunakan kapas. Jangan sekali-kali menggunakan aseton, etil alcohol, etil asam, amoniak dan metal klorida.

Bahan itu bias merusak permukaan layar.

Bahan yang aman, selain cairan pembersih adalah air bersih atau campuran cuka buah/sayur (vinegar) dan air.

Taken from : majalah Komputer aktif. 2003

TIPS SEPUTAR MEMASAK DAGING AYAM


Tips merebus Daging ayam:

Sebaiknya panci dalam keadaan tertutup agar uap kaldu tidak kemana-mana.

Tips menggoreng ayam:

Saat menggoreng, harus diatas api kecil, supaya ayam matang sampai di dalam. Karna bumbu ayam akan semakin terasa kalau dimasak menggunakan api kecil.

Ketika menggoreng hati ayam jangan terlalu matang, karena hati ayam malah akan menjadi keras kalo terlalu matang.

Untuk memasak gulai hati, hati jangan direbus terlebih dahulu, agar kaldu hati keluar di dalam kuah dan bias memberi aroma dan rasa gurih pada masakan.

7 LANGKAH MENJADI KAYA


BERDAYAKAN PIKIRAN

Perbedaan orang kaya dan orang miskin adalah cara mendayagunakan pikiran dalam mengatasi keterbatasan financial. Ketika pendapatan kita lebih kecil dibandingkan dengan pengeluaran kita, pada orang miskin akan berusaha keras menekan pengeluaran.

Misalnya jika pendapatan kita perbulan adalah Rp. 300.000 perbulan, sedangkan pengeluaran kita misalnya Rp.350.000 perbulan, maka orang miskin akan menahan diri hingga pengeluarannya tinggal Rp.300.000.

Sedangkan orang kaya, akan berusaha mencari pendapatan Rp.500.000 perbulan, agar bias menutupi pengeluaran perbulan sebanyak Misalnya Rp. 350.000, maka orang kaya masih memiliki sisa uang Rp.150.000 lagi untuk ditabung atau diinvestasikan.

Jadi , orang kaya memiliki visi keuangan jangka panjang dan jangka pendek. Sejak awal orang kaya sudah menghitung dan mempersiapkan kebutuhan finansialnya.
JANGAN BEKERJA UNTUK UANG

Orang miskin umumnya dihantui oleh ketakutan, jangan-jangan ia bakal kehabisan uang pada bulan ini. Ia berfikir, makin lama dan makin keras ia bekerja, gaji dan uang lembur yang ia terima bias memberikan rasa aman. Kenyataannya, makin banyak waktu yang harus ia curahkan, sehingga ia tak lagi punya waktu untuk keluarga dan memikirkan peluang lain untuk menghasilkan uang.

Sedangkan orang kaya yakin, uang dan kekayaan bias dating dari berbagai sumber, asalkan ia bias mendayagunakan pikirannya.
MELEK SECARA FINANSIAL

Menurut Ligwina Hananto, MBA, Sebagai ibu atau istri, kita memang harus mampu mengelola keuangan rumah tangga dengan baik. Sayangnya, banyak dari kita yang mengambil cara pengelolaan hanya sebatas menutupi pengeluaran.

Langkah awal yang dapat kita lakuakan :

Belajar mendokumentasi, membaca dan memahami setiap perjanjian yang berhubungan dengan masalah financial. Misal:memahami hitungan-hitungan tagihan rekening listrik, internet, pulsa, kebutuhan dapur DLL.

Langkah kedua :

Mulai mempelajari resiko dan potensi keuntungan dari berbagai jenis produk investasi, seperti : pajak, obligasi DLL.
KEMBANGKAN ASET

Kekayaan adalah selisih antara asset (harta/investasi) dan utang. Makin besar asset, makin besar pula kekayaan Anda. Tapi tidak semua asset bias menambah kekayaan. Aset yang bersifat konsumtif (pakaian, motor, mobil,sepeda) yang digunakan Anda sehari-hari, tidak bisa mendatangkan kekayaan. Hanya asset aktif yang dapat member perputaran uang bulanan.

Aset aktif menurut Robert dibagi menjadi :

Bisnis : Didapat dari keuntungan.

Prpperti : Misalnya mendapatkan pendapatan dari uang sewa bangunan.

Surat berharga : Misalnya deposito.
KURANGI UTANG
KELOLA PENDAPATAN TAMBAHAN

Orang yang berfikir kaya akan disiplin atas pengeluarannya, mematuhi anggaran yang sudah dibuat sebelumnya. Meskipun mendapat pendapatan tambahan, ia tidak akan ceroboh membelanjakan pendapatan itu sekarang.
AJARKAN ANAK

Nilai-nilai tentang uang yang anda tanamkan pada anak, akan membentuk pola piker anak tentang kekayaan. Anak-anak harus dilatih memprioritaskan kebutuhan. Bila anak menginginkan sesuatu, ajari anak bersabar untuk mendapatkannya.

Menurut apa yang diajarkan orang tuaku sih, kalo pengen sesuatu harus berusaha sendiri bagaimana caranya, mau beli HP? Ya nabung dari uang saku, jadi tidak begitu dimudahkan oleh orang tua ketika ingin meminta sesuatu.

Biasakan pula rajin menabung, jadi sekaligus menanamkan pada diri anak, bahwa untuk mendapatkan sesuatu yang diinginkan ga asal minta ke ortu, tapi harus disiplin menyisihkan dari uang jajan.

Taken from :Majalah femina 24-30 mei 2007

TIPS MENGATUR KEUANGAN


Sebanyak apapun uang yang kita miliki, jika kita tidak mengelolanya dengan baik, pasti akan cepat habis. Begitu juga sekecil apapun uang yang kita miliki, jika kita tidak mengelolanya dengan baik, maka akan cepat habis juga. Kedua hal tersebut sama-sama membutuhkan sentuhan terampil dari si pemilik uang.

Coba kita bayangkan, jika kita mempunyai uang sebesar Rp. 100.000, kita tak mengelolanya dengan baik, tidak mengatur alur pengeluaran uang kita sehari-hari, dalam beberapa menit saja uang Rp. 100.000 tersebut bisa cepat habis. Begitu juga kita bayangkan jika kita hanya memiliki uang Rp. 10.000, jika kita tak mengelolanya dengan baik, maka akan cepat habis juga. Jadi sebenarnya berapapun uang yang kita miliki, besar atau kecil, jika kita sudah mengelolanya dengan baik, maka berapapun uangyang kita miliki –InsyaAllah- tidak akan cepat habis.

Disini akan Saya bahas mengenai tips mengatur keuangan, mudah-mudahan bisa bermanfaat bagi kita semua, terutama bagi yang boros menggunakan uang(maaf, bagi yang terasa tersindir jangan marah…:p).

Baca lebih lanjut

Cara Merawat Buku


Beri Sampul Buku.

Yang pertama, siapkan dulu sampul plastiknya, Kalo bukunya tebal/hard cover, pakailah sampul yang agak tebal. Tapi untuk buku yang tipis-tipis, pakelah sampul yang tipis, karena ini akan mempengaruhi kelenturan plastik saat kita membaca buku.

Buatlah label buku yang berisi identitas pemilik buku yang ditempel di setiap buku

Lap dulu bagian luar buku, agar debu dan kotoran hilang, sehingga sampul plastik bisa menempel erat di bagian luar buku.

Susun buku-buku di rak

Susun dalam posisi berdiri, ini akan memudahkan Kita saat mengambil buku. Susun mulai dari buku yang besar, baru kemudian yang kecil. Kalau buku kita lumayan banyak, simpan berdasarkan kategori masing-masing buku.

Simpan Rak Buku di tempat yang terkena sinar matahari

Buku tidak akan lembab dan di setiap lembarnya tidak akan bergelombang bentuknya.

Bersihkan buku dari debu secara teratur

Rajin-rajinlah membersihkan debu yang menempel di buku, jangan sampai debu menempel lama, terutama di bagian atas buku, karena bisa menyebabkan halaman buku bisa berwarna agak kecoklatan.

 

MENGHILANGKAN NODA TINTA DI BAJU & DI MEBEL


Dari Ibu Gita di Bantul….

Untuk noda di baju : Semprotkan hairspray ke bagian yang terkena tinta, kemudian semprotan heairspray tadi digosok-gosok menggunakan kain.

Untuk noda di Mebel : Semprotkan juga hairspray di bagian mebel yang terkena tinta, kemudian di lap dengan lap yang sebelumnya telah ditetesi dengan cuka.

MANFAAT BAKING SODA


Dari Ibu Hani di Maguwoharjo…

Menghilangkan bau tidak sedap di kulkas:

Simpan baking soda di salah satu sudut kulkas.

Menghilangkan bau tidak sedap di kotak sampah:

Masukkan baking soda di bagian bawah kotak sampah.

Menghilangkan bau tidak sedap di dalam kotak makanan:

Bilas tempat makanan dengan air hangat yang dicampur dengan baking soda.

Untuk membersihkan panci yang gosong:

Beri baking soda di bagian panci yang gosong, lalu bersihkan.

Untuk Membersihkan kamar mandi:

Pakailah baking soda dengan perbandingan 3:1 dicampur dengan air dan gosok-gosok di bagian yang akan dibersihkan.

Untuk Menghilangkan bau rokok di asbak:

Berilah baking soda di bagian bawah asbak.

Untuk Mengatasi Saluran air yang mampet:

Larutkan ¼ cangkir baking soda dengan air panas. Kemudian kmasukkan ke dalam lubang yang mampet.

Tips Untuk Tanaman


Tanaman jadi sehat tanpa pupuk kandang atau pupuk buatan

Ambil daun-daun muda dari tanaman apa saja (lebih baik dari tanaman yang berdaun lebar), iris-iris daun tersebut.

Letakkan rajangan daun itu di bagian atas media tanam pada tanaman yang akan dipupuk.

Kemudian siram setiap hari.
Hasil akan terlihat sekitar 1 minggu.

Perakaran dan daun akan berkembang karena bagian-bagian pucuk daun muda terdapat hormone pertumbuhan (auksin), yang berperan merangsang terbentuknya nodus (bakal) akar dan daun.

Pemberian daun-daun muda jangan terlalu banyak atau sering, karena akan menyebabkan akar sangat banyak dan akan mengganggu media tanam (terutama di dalam pot).

(Diambil dari : Hesti Kurnianingsih (kulonprogo). Majalah Intisari. Edisi September 2006)