KECELAKAAN DAN KISAH DI DALAMNYA

Cerita kisah yang mengerikan dan aneh ini bukannya khayalan dan bukan juga dongeng. Ini adalah kisah yang diceritakan langsung oleh saksi mata. Kita nukil kisahnya dalam duka dan ceria.

Saksi berkata, “Sebuah mobil melaju dengan kecepatan tinggi yang hampir menabrak apa yang ada di jalan. Orang-orang melihat mobil tersebut dengan perasaan takut dan cemas. Sang supir kemudian menekan klakson dan menuju salahsatu perempatan jalan. Tiba-tiba mobil lain muncul berjalan dengan lambat dan hati-hati. Tetapi karena mobil pertama sangat kencang maka kedua mobil tersebut bertabrakan dan keduanya terbalik di tengah jalan. Semuanya terjadi dalam sekejap saja, diiringi dengan suara dentuman dan teriakan yang mengerikan.”

Lalu kendaraan lainpun berhenti di pinggiran jalan. Adapun kedua mobil tersebut karena kuatnya tabrakan terpental ke pinggir jalan, yang satu di pinggir sebelah kanan dan yang satu di pinggir sebelah kiri. Para pengemudi dan orang-orang yang melintasbergegas menuju kedua mobil tersebut untuk melihat kondisi pengemudinya dan berusaha memberikan pertolongan dan mengeluarkan korban dari dalam mobil jika memang memungkinkan. Setelah mereka sampai di mobil pertama, ternyata darah mengalir deras dari tubuh seorang pemuda yang terjepit pingsan di antara besi-besi dengan lumuran darah. Besi-besi itu mengoyak tubuhnya serta meremukkan daging dan tulang-tulangnya. Tiba-tiba suasana sedih tersebut hilang dengan terdengarnya suara nyanyian cabul dari tape mobil yang masih berputar. Salah seorang hadirin berusaha masuk ke sela-sela besi tersebut untuk mematikan nyanyian bodoh itu. Kemudian salah seorang yang melintas berteriak meminta pertolongan untuk mengeluarkan korban yang ada dalam mobil kedua di pinggir seberang jalan, lantas mereka pun bergegas ke sana.

Diantara besi-besi tersebut muncul suara dari seorang pemuda dalam keadaan antara hidup dan mati. Orang-orang yang hadir bahu membahu berupaya mengeluarkannya, hanya saja perasaan cemas dan khawatir hampir membuat lidah mereka kelu. Mereka mendengar suara yang jelas dan panjang yang diulang-ulang, ternyata ia membaca surah Al-fatihah secara lengkap. Jika bacaan tersebut selesai, ia akan kembali mengulangnya. Demikianlah pemuda itu terus membaca surat tersebut. Mereka menangis terisak-isak, kata-kata tertahan di antara dua bibir mereka dan air mata berlinang seraya mengucapkan, “Inna lillahi wa inna ilaihi roji’un.” Disaat itu tibalah mobil ambulan di tempat kejadian untuk membawa pemuda pertama ke kuburan dan melarikan pemuda kedua ke rumah sakit.

Setelah kisah pilu ini diceritakan, kami mempunyai beberapa pertanyaanuntukmu wahai para pembaca.

Apakah kamu punya mobil ? bila ya, bukankah ia selalu bersamamu ketika pergi dan pulang ? Tetapi apakah pernah kamu berfikir bahwa kematian dapat menyergapmu kapan saja dan dimana saja ? apakah kamu ingin kehidupanmu berakhir dengan lisan yang melantunkan lagu dan tembang ? Ataukah kamu ingin dengan lisan yang basah dengan dzikir kepada Allah ?

Tentunya pertanyaan-pertanyaan ini jawabannya sudah diketahui oleh anak-anak kecil apatah lagi orang dewasa. Kalau begitu, mengapa kita menipu diri kita sendiri dan berpura-pura bodoh dengan firman Allah,

Dan katakanlah, “Bekerjalah kamu, maka Allah dan RosulNya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui akan yang ghoib dan yang nyata, lalu diberikanNya kepada kamu apa yang kamu kerjakan. ”(Q.s. At-taubah:105)

Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepadanNya dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama islam.  ”(Q.s. Al-imron:102)

Taken From: Muhammad bin Shalih al-Qahthani. Serial kisah teladan kumpulan kisah-kisah nyata. Darul Haq. Jakarta.

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s